HUBUNGAN RIWAYAT INISIASI MENYUSU DINI, PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN KETEPATAN PEMBERIAN PROTEIN HEWANI PADA BALITA TERHADAP KEJADIAN STUNTING DI KABUPATEN PURWAKARTA

Detail Cantuman

Skripsi S1 Ilmu Gizi

HUBUNGAN RIWAYAT INISIASI MENYUSU DINI, PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN KETEPATAN PEMBERIAN PROTEIN HEWANI PADA BALITA TERHADAP KEJADIAN STUNTING DI KABUPATEN PURWAKARTA

XML

Latar Belakang : Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi utama pada balita di Indonesia yang belum teratasi dan berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM). Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) angka stunting nasional pada tahun 2022 mencapai 21.6%, angka stunting di Provinsi Jawa Barat 20,2% dan angka stunting di Kabupaten Purwakarta 21.8% di tahun 2022. Stunting merupakan hasil interaksi berbagai faktor yaitu asupan gizi yang kurang dan/atau kebutuhan gizi yang meningkat. Asupan kurang dapat disebabkan oleh faktor sosioekonomi (kemiskinan), pendidikan dan pengetahuan yang rendah mengenai praktik pemberian makan untuk bayi dan batita kecukupan Air Susu Ibu (ASI), kecukupan protein hewani dalam Makanan Pendamping ASI (MPASI), penelantaran, pengaruh budaya dan ketersediaan bahan makanan setempat.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya Hubungan Riwayat Inisiasi Menyusu Dini, Pemberian Asi Eksklusif Dan Ketepatan Pemberian Protein Hewani Pada Balita Dengan Kejadian Stunting Di Kabupaten Purwakarta.
Metode Penelitian : Metode analitik pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah case control. Pengumpulan data dengan cara wawancara langsung. Pengambilan subjek menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan November-Desember 2023 terhadap 42 balita stunting dan 42 balita tidak stunting di Kabupaten Purwakarta yang memenuhi kriteria inklusi. Uji analisis pada penelitian ini menggunakan uji Chi Square.
Hasil : Hasil penelitian pada variabel Riwayat Inisiasi Menyusu Dini (p=0,000), Pemberian Asi Eksklusif (p=0,000), Dan Ketepatan Pemberian Protein Hewani (p=0,000), artinya terdapat hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting. Simpulan : Balita yang tidak mendapatkan Inisiasi Menyusu Dini, Asi Eksklusif Dan Pemberian Protein Hewani yang tepat pada Balita akan berdampak terhadap Kejadian Stunting Di Kabupaten Purwakarta.


Detail Information

Penulis
Student ID
1321122019
Dosen Pembimbing
Aminarista - 8927520021 - Dosen Pembimbing 1
Dedi Zaenal Arifin - 8822730017 - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Restu Amalia Hermanto - 0413128902 - Ketua Penguji
Tomi Herutomo - 8853020016 - Penguji 1
Kode Prodi PDDIKTI
13211
Edisi
Published
Departement
Program Studi S1 Ilmu Gizi
Bahasa
Indonesia
Penerbit Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik : Purwakarta
Publish Year
No Panggil
G0115
Copyright
Individu Penulis
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...

Untuk Bab 3, Bab 4 dan Lampiran, silahkan datang ke Perpustakaan dengan mengakses versi Hardcopy secara langsung. Nomor Panggil Skripsi S1 Ilmu Gizi ini adalah: G0115




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail